MAKALAH TENTANG ANALISIS PT TOYOTA MANAJEMEN PEMASARAN II
MAKALAH
TENTANG ANALISIS PT TOYOTA
MANAJEMEN PEMASARAN II
1. Toyota telah membangun sebuah perusahaan manufaktur besar
yang dapat menghasilkan jutaan mobil setiap tahun untuk berbagai konsumen.
Mengapa hal itu bisa tumbuh jauh lebih besar hdari produsen mobil lain ?
Alasan mengapa
Toyota bisa tumbuh jauh lebih besar dari produsen mobil lain karena Toyota
merancang
produk-produk yang berbeda untuk pelanggan yang berbeda dan kemudian memperkuat
citra masing-masing. Toyota memenuhi segala aspek jenis mobil dari mobil
keluarga hingga mobil sport, dengan meluncurkan Lexus yang aslinya adalah podusen
dari Toyota, Toyota Company ingin
menciptakan pasar mobil untuk kalangan atas. Desain mobil lexus yang mewah dan
elegan memang menjadi primadona mobil bagi pangsa pasar kalangan atas. Berikut
gambar piramida terbalik hubungan produk dan merek :

Dari piramida
terbalik ini Toyota menyerap kebutuhan dan kemauan para konsumenya.
Toyota pun
menargetkan anak muda mulai dari kelompok usia 16 sampai 21 tahun,dengan
menciptakan desain produk mobil mono-spec di pabrik hanya dengan satu
wellequiped tingkat tim dan memungkinkan pelanggan memilih dari 40 elemen
kustomisasi di dealer mulai dari stereo, komponen untuk roda, dan bahkan tikar.
Berikut bagan Toyota Manufacturing dari tiga jenis elemen produksi
mobilnya.

Sebaliknya,
tagline untuk strategi global lexus adalah “pursuit
passionate perfection” atau mengejar gairah kesempurnaan. Dealer menawarkan
pengobatan white-glove, meskipun Toyota memahami bahwa masing-masing Negara
mendefinisikan kesempurnaan yang berbeda, Contoh, di Negara Amerika
kesempurnaan berarti kenyamanan, ukuran, dan ketaguhan. Sedangkan di Eropa,
mewah berarti perhatian terhadap detail dan
merek warisan. Jadi meskipun Toyota mempertahankan konsisten Lexus, kosa
kata visual, logo, font dan secara keseluruhan
komunikasi, iklan bervariasi di setiap Negara
2. Apakah Toyota
sudah melakukan hal yang benar dengan manufaktur merek mobil semua orang ?
kenapa iya atau kenapa tidak ?
Menurut kami
iya, alasanya Toyota sudah memproduksi mobil untuk
konsumen kalangan menengah ke bawah dan menengah ke atas
sebagai berikut ulasanya :
|
JENIS dan TIPE MOBIL
Toyota Alphard New 2.4X New 2.4G New 3.5V Toyota Avanza All New 1.5 G (M/T) All New 1.3 G (A/T) All New 1.3 G (M/T) All New 1.3 E (A/T) All New 1.3 E (M/T) Toyota Avanza Veloz Veloz 1.5 (A/T) Veloz 1.5 (M/T) Toyota Camry All New Camry 2.5G All New Camry 2.5V Etios Valco Etios Tipe G (M/T) Etios Tipe E (M/T) Etios Tipe JX (M/T) Hiace High Grade Commuter High Grade Toyota Hilux D-Cab New Hilux D-Cab 2.5 Diesel V (A/T) New Hilux D-Cab 2.5 Diesel G (M/T) New Hilux D-Cab 2.5 Diesel E (M/T) Toyota Hilux S-Cab New Hilux S-Cab 2.5 Diesel (M/T) New Hilux S-Cab 2.0 (M/T) New Hilux S-Cab Casis 2.0 (M/T) Kijang Innova Innova New G (A/T) Diesel Innova New V (M/T) Diesel Innova New V (A/T) Diesel Innova New J (M/T) Gasoline Innova New E (M/T) Gasoline Innova New E (A/T) Gasoline Innova New G (M/T) Gasoline Innova New G (A/T) Gasoline Innova New G (M/T) Luxury Gasoline Innova New G (A/T) Luxury Gasoline Innova New V (M/T) Gasoline Innova New V (A/T) Gasoline Innova New V (M/T) Luxury Gasoline Innova New V (A/T) Luxury Gasoline Innova New E (M/T) Diesel Innova New G (M/T) Diesel Land Cruiser LC 200 Full Spec LC 200 Standard Spec Nav1 Nav1 Type V 2.0 (A/T) Nav1 Type G 2.0 (A/T) Toyota Prius Prius Gen 3 Toyota 86 86 TRD (A/T) 86 AERO (A/T) 86 (A/T) 86 (M/T) Toyota Yaris New Yaris 1.5 S Limited (A/T) TRD New Yaris 1.5 S (M/T) TRD New Yaris 1.5 S Limited (A/T) New Yaris 1.5 E (A/T) New Yaris 1.5 E (M/T) New Yaris 1.5 J (A/T) New Yaris 1.5 J (M/T)
Toyota Vios
All New Vios 1.5 E (M/T) All New Vios 1.5 E (A/T) All New Vios 1.5 G (M/T) All New Vios 1.5 G (A/T) New Toyota Rush New Rush 1.5 TRD SPORTIVO (A/T) New Rush 1.5 TRD SPORTIVO (M/T) New Rush 1.5 G (A/T) New Rush 1.5 G (M/T) Fortuner New Fortuner 2.7 V (A/T) New Fortuner 2.7 G Lux (A/T) New Fortuner 2.5 G (A/T) New Fortuner 2.5 G (M/T) New Fortuner 2.5 G (A/T) TRD DIESEL New Fortuner 2.5 G (M/T) TRD DIESEL New Fortuner 2.7 G (A/T) LUX TRD BENSIN Toyota Agya Agya E (A/T) Agya TRD S (M/T) Agya G (A/T) Agya TRD S (A/T) Agya G (M/T) Agya E (M/T) All New Corolla Altis All New Corolla Altis 1.8 G (M/T) All New Corolla Altis 1.8 V (A/T) |
HARGA
Rp 745,95 Juta Rp 892,5 Juta Rp 1,103,2 Milyar Rp 186,1 Juta Rp 189,8 Juta Rp 179,1 Juta Rp 173,7 Juta Rp 163,15 Juta Rp 203,7 Juta Rp 192,2 Juta Rp 507,4 Juta Rp 535,6 Juta Rp 164,4 Juta Rp 152,6 Juta Rp 140,8 Juta Rp 412,9 Juta Rp 377,5 Juta Rp 377,1 Juta Rp 357,7 Juta Rp 340,7 Juta Rp 179,1 Juta Rp 165,2 Juta Rp 158,1 Juta Rp 292,2 Juta Rp 314,35 Juta Rp 327,85 Juta Rp 216,95 Juta Rp 243,2 Juta Rp 256,2 Juta Rp 263,6 Juta Rp 277,1 Juta Rp 273,9 Juta Rp 287,40 Juta Rp 298,65 Juta Rp 312,15 Juta Rp 308,2 Juta Rp 321,7 Juta Rp 259,6 Juta Rp 278,7 Juta Rp 1,613,4 Milyar Rp 1,320,7 Milyar Rp 402,9 Juta Rp 382,9 Juta Rp 635,9 Juta Rp 670,7 Juta Rp 660,2 Juta Rp 644,7 Juta Rp 637,2 Juta Rp 234,6 Juta Rp 218,15 Juta Rp 229,85 Juta Rp 215,45 Juta Rp 205,25 Juta Rp 207,35 Juta Rp 197,15 Juta Rp 248,9 Juta Rp 258,4 Juta Rp 266,5 Juta Rp 279,1 Juta Rp 238,45 Juta Rp 226,55 Juta Rp 224,1 Juta Rp 214,1 Juta Rp 511,4 Juta Rp 460,05 Juta Rp 415,7 Juta Rp 405,6 Juta Rp 446,2 Juta Rp 436,1 Juta Rp 489 Juta Rp 110,25 Juta Rp 111,15 Juta Rp 116,25 Juta Rp 120,75 Juta Rp 106,65 Juta Rp 99,9 Juta Rp 372 Juta Rp 407 Juta |
Daftar Harga Mobil Lexus Terkini Update 2017
Daftar Harga Mobil Lexus Terkini
1.
Harga Mobil Lexus “Performance”
|
Tipe Mobil Lexus
|
Harga
|
|
Lexus GS 2012 450h
|
Rp 1.378.00.000
|
|
Lexus RC F A/T Carbon Fibre
|
Rp 3.525.000.000
|
|
Lexus NX 200T F-Sport
|
Rp 970.000.000
|
Harga Mobil Lexus “Hybrid”
2. Harga Mobil Lexus “Hybrid”
|
Tipe Mobil Lexus
|
Harga
|
|
Lexus ES 300 h
|
Rp 1.035.0000
|
|
Lexus LS 600h L
|
Rp 2.920.000.000
|
|
Lexus LS 600h L 4 Seater
|
Rp 3.985.000.000
|
|
Lexus LS 600h L 5 Seater
|
Rp 3.985.000.000
|
Harga Mobil Lexus “SUV”
3. Harga Mobil Lexus “SUV”
|
Tipe Mobil Lexus
|
Harga
|
|
Lexus NX 200T Luxury
|
Rp 935.000.000
|
|
Lexus New RX 270
|
Rp 1.000.000.000
|
|
Lexus New RX 350
|
Rp 1.190.000.000
|
|
Lexus New RX 450h
|
Rp 1.420.000.000
|
|
Lexus LX 2012 570
|
Rp 2.050.000.000
|
|
Lexus LX 570
|
Rp 2.771.000.000
|
|
Lexus LX 570 Sport
|
Rp 2.791.000.000
|
Harga Mobil Lexus “Sedan”
4. Harga Mobil Lexus “Sedan”
|
Tipe Mobil Lexus
|
Harga
|
|
Lexus ES 250
|
Rp.810.000.000,-
|
|
Lexus GS 2012 250
|
Rp 975.000.000
|
|
Lexus GS 2012 350
|
Rp 1.110.000.000
|
|
Lexus LS 460 L 4 Seater
|
Rp 3.106.000.000
|
|
Lexus LS 460 L 5 Seater
|
Rp 3.106.000.000
|
|
Lexus LS 460 L Facelift
|
Rp 2300.000.000
|
Harga Mobil Lexus Coupe
5. Harga Mobil Lexus “Coupe”
|
Tipe Mobil Lexus
|
Harga
|
|
Lexus RC F A/T
|
Rp 2.992.000.000
|
Contoh mobil
untuk kalangan menengah ke bawah dan berikut data penjualan mobil Toyota dan
pesaing sekelasnya tahun 2014.

Toyota Avanza
menempati urutan pertama penjualan mobil di Indonesia dan Toyota Agya di urutan
ke tiga. Ini membuktikan Astra Toyota Agya yang merupakan program mobil murah
dari pemerintah mendapat tanggapan positif daro para konsumen Toyota. Sedangkan
Lexus yang notabenya produk baru di Indonesia mampu mengebrak pasar otomotif di
Indonesia dan berikut dan penjualan Lexus di kelas premium dan pesaingnya.

Dari dua table
data dan harga dari tipe mobil Toyota/Lexus di atas kami menyimpulkan bahwa
Toyota telah melakukan hal yang benar dengan manufaktur merek mobil untuk semua
orang. Toyota kelas menengah kebawah dan menengah ke atas serta mobil kelas
premiumnya berada di tiga teratas. Itu membuktikan bahwa Toyota memiliki pangsa
pasar yang tinggi di setiap golongan konsumen.
Dengan jaringan manufaktur, Toyota dapat membangun lebar variasi model jauh
lebih murah, itu berarti akan dapat mengisi ceruk pasar saat mereka muncul
tanpa bangunan. Seluruh operasi perakitan baru , “Jika ada sebuah pasar atau
segmen pasar mana mereka tidak menyajikan, mereka pergi kesana”. Kata Tatsuo
Yoshida analisis mobil di Deutsche Securities Ltd.
Dan dengan konsumen semakin berubah-ubah tentang apa yang merek inginkan
dalam mobil seperti kelincahan memeberikan toyota keunggulan kompetetif besar.
Pada tahun 2006, Toyota memperoleh lebih dari $11000000000 lebih hdari semua
mobil besar lainnya digabungkan. Pada tahun 2007, itu beringsut masa lalu
Generals Motors untuk menjadi produsen mobil terbesar di dunia dan pada tahun
2008 itu di produksi 9,2 juta kendaraan, 1 juta lebih ari GM dan hampir 3 juta
lebih Volkswagen.
3.Apakah Toyota tumbuh terlalu cepat Toyota yang di
sarankan? Apa yang harus perusahaan lakukan selama satu tahun kedepan, lima
tahun kedepan, dan sepuluh tahun kedepan? Dan bagaimana toyota bisa berkembang
menghindari masalah kualitas di masa depan ?
Jakarta – PT Toyota-Astra Motor (TAM) berhasil mempertahankan
posisinya sebagai market leader di tengah lesunya pasar otomotif nasional dan
persaingan yang semakin ketat sepanjang 2015. TAM mencatatkan total penjualan
whole sales sebanyak 321.818 unit dengan market share 31,8%.“Kami berterimakasih kepada pelanggan, meski sama-sama menghadapi situasi perekonomian yang kurang mengembirakan, kepercayaan mereka terhadap Toyota masih sangat kuat sehingga kami bisa mempertahankan posisi sebagai market leader dengan pangsa pasar sesuai target dan masih sangat mengembirakan,” kata Vice President Director TAM, Henry Tanoto, hari ini.
Menurut Henry tahun 2015 merupakan periode yang berat bagi industri otomotif nasional. Hal itu terlihat dari pencapaian market secara total di mana penjualan mobil sepanjang 2015 merupakan yang terendah dalam 4 tahun terakhir atau sejak 2012.
Berdasarkan data Gaikindo, pada 2012 untuk pertama kalinya pasar otomotif nasional berhasil menembus angka 1 juta yaitu mencapai 1,116 juta unit kemudian naik menjadi 1,229 juta unit pada 2013 dan 1,208 juta unit pada 2014.
Dinamika perekonomian global seperti penurunan berbagai harga komoditas termasuk minyak bumi serta fluktuasi di pasar finansial berdampak kurang menguntungkan terhadap Indonesia, sehingga pertumbuhan perekonomian nasional terganggu. Kondisi ini mempengaruhi hampir semua sektor industri, tak terkecuali otomotif.
Namun demikian, kepercayaan sebagian besar masyarakat yang masih cukup kuat, berhasil menahan penurunan pasar otomotif tidak terlalu dalam. Ini terlihat dari data penjualan otomotif nasional yang sempat menyentuh angka terendah pada Juli ke level 55 ribu dan secara meyakinkan kembali naik sampai 73 ribu pada Desember lalu.
Sementara itu, dari data pasar ritel penjualan TAM di segmen kendaraan penumpang mencapai 310.314 unit, sehingga menempatkan pangsa pasar Toyota di posisi 41,2% dari total penjualan segmen kendaraan penumpang secara nasional.
Pada penjualan ritel, kontribusi terbesar dari segmen kendaraan Multy Purpose Vehicle (MPV) dengan total penjualan mencapai 181.730 unit dengan pangsa pasar 48,7%. Di segmen ini, Toyota Avanza berhasil mempertahankan posisinya sebagai mobil terlaris dengan angka penjualan 133.153 unit.
Dengan angka penjualan tersebut, Toyota Avanza berhasil menguasai 45,7% penjualan di segmen low MPV. Khusus di Desember 2015, Toyota Avanza bahkan mencatatkan angka penjualan ritel hampir 16.000 unit, yang merupakan penjualan tertinggi MPV tersebut sepanjang 2015.
Sementara itu, Toyota Innova juga menjadi backbone lainnya di segmen MPV dengan total penjualan ritel 45.411 unit dan menguasai pangsa pasar 87,1% dari total penjualan di segmen medium MPV. Sejak diluncurkan pada 23 November hingga akhir Desember 2015, All New Kijang Innova mampu membukukan SPK hampir 13.000 unit.
Masih dari penjualan ritel, di segmen luxury MPV, angka penjulan Toyota Alphard tercatat mengalami pertumbuhan sangat signifikan menjadi 2.673 unit dengan pangsa pasar 83,5% dan di segmen high MPV Toyota NAV1 membukukan penjualan 493 unit dengan pangsa pasar 10,9%.
Sementara itu, di segmen Hatchback, total penjualan Toyota tercatat 80.700 unit yang berasal dari penjualan Agya, Etios, dan Yaris yang berhasil menjadi andalan Toyota di segmen masing-masing.
Toyota Agya berhasil mempertahankan posisinya sebagai mobil terlaris di segmen entry Hatchback dengan angka penjualan 56.583 unit sehingga memberikan kontribusi sekitar 38,8% terhadap pasar mobil Low Cost Green Car (LCGC) yang menjadi program pengembangan industri otomotif nasional oleh pemerintah.
Adapun Toyota Yaris menjadi mobil dengan penjualan mobil tertinggi di segmen medium Hatchback dengan angka 18.372 unit dengan pangsa pasar 39,1%. Sementara penjualan Toyota Etios tercatat 5.745 unit dengan pangsa pasar 16,5%.
Untuk segmen Sport Utility Vehicle (SUV) total penjualan mencapai 38.178 unit dengan pangsa pasar 29,4%. Angka ini berasal dari penjualan Rush dan Fortuner masing-masing sebanyak 26.422 unit dan 11.756 unit.
Di segmen Sedan, TAM membukukan total penjualan ritel 8.802 unit dengan pangsa pasar 51,1%. Di segmen entry Sedan, angka penjualan Toyota Vios sebesar 1.510 unit dan Limo 4.569 unit berhasil menguasai pasar sedan private dan public dengan pangsa pasar masing-masing 44,5% dan 96,7%.
Di lain pihak, di segmen low Sedan penjualan Toyota Corolla Altis tercatat sebanyak 1.239 unit dengan market shares 58,7% dan sedan medium Toyota Camry 1.419 unit dengan market shares 58,4%.
Henry mengakui, hasil yang diraih selama 2015 tersebut juga tidak lepas dari upaya Toyota mengimplementasikan semangat Let’s Go Beyond baik dari segi teknologi, produk, maupun layanan. Semangat ini mendasari komitmen TAM untuk senantiasa memberikan produk dan layanan yang mampu melebihi ekspektasi konsumen.
Selain Beyond Technology dan Beyond Product untuk produk-produk baru yang diluncurkan, TAM juga menegaskan komitmennya untuk memberikan kualitas layanan yang lebih baik melalui semangat Beyond Service.
“Dengan semangat Let’s Go Beyond, TAM ingin memberikan kepuasan yang lebih tinggi kepada pelanggan atas produk-produk Toyota, melalui teknologi terbaru dan model terbaru, serta memperluas jaringan aftersales kami dengan kualitas yang lebih baik melalui layanan Toyota Mobile Service dan Express Maintenance,” tutur Henry.
PROYEKSI PASAR OTOMOTIF DI TAHUN 2016
Mengenai proyeksi pasar otomotif 2016 ini, menurut Henry meski tidak terlalu optimis kondisinya diharapkan dapat lebih baik dibandingkan dengan 2015 lalu. Dampak positif sejumlah paket kebijakan deregulasi yang dilakukan pemerintah sepanjang 2015 lalu diharapkan akan lebih terasa pada 2016 sehingga perekonomian nasional akan lebih dinamis.
Kebijakan pemerintah menurunkan harga BBM dan langkah mempercepat lelang proyek untuk mempercepat realisasi belanja pemerintah (APBN) diharapkan juga akan memberi dampak positif terhadap upaya mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Memang kita tidak dapat terlalu optimis, namun proyeksi berbagai pihak menunjukkan angka pertumbuhan ekonomi 2016 bisa sedikit lebih baik dibandingkan dengan 2015,” tuturnya.
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 ini dapat mencapai 5,5% yang antara lain didukung oleh membaiknya emerging market di pasar global dan reformasi ekonomi di dalam negeri.
Tidak berbeda jauh dengan APINDO, Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia 2016 bisa mencapai 5%.
Lembaga ini melihat, sektor konsumsi akan mengalami peningkatan dan akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional beserta sejumlah realiasi proyek investasi swasta dan belanja pemerintah.
Untuk perekonomian global, Bank Dunia memperkirakan, angka pertumbuhan dapat mencapai 2,4% dengan penurunan pertumbuhan ekonomi China sebagai salah satu faktor penentu.
“Berdasarkan berbagai perkiraan yang ada, termasuk dari Gaikindo, kami berharap penjualan otomotif 2016 bisa sedikit lebih baik dan kami berharap dapat mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar otomotif,” tuturnya.
1. Menggunakan
bahan bakar ramah lingkungan dan irit
2. Harga
tetap terjngkau dan mesin tetap terbaik
3. Toyota
juga memperhatikan bahan baku ban seperti karet alami, Toyota akan
berkolaborasi dengan industry dan pemangku kepentingan lainnya untuk
berkontribusi dalam menentukan standar internasional karet alam yang
berkelanjutan dan aktivitas lainnya yang dilakukan oleh Kemitran Global WWF.
“Bagaimana
perusahaan TOYOTA dapat berkembang
menghindari masalah kualitas di masa depan”
·
Gandakan atau lipat tigakan kecepatan
proses produksi apapun
·
Bangun Kualitas ke dalam sistem
pekerjaan
·
Menumbuhkan atmosfer peningkatan dan
pembelajaran berkelanjutan
·
Memuaskan pelanggan (dan sekaligus
menghilangkan pemborosan)
·
Menomor satukan kualitas sejak awal
·
Mendidik pemimpin dari dalam dan bukan
merekrut dari luar
·
Mengejar semua karyawan kualitas dan
pemecah masalah
·
Tumbuh bersama dengan pemasok dan
mitra demi keuntungan bersama
Faktor-faktor
terpenting untuk mencapai keberhasilan adalah kesabaran, fokus terhadap hasil
jangka panjang dan bukan hasil jangka pendek, investasi ulang pada orang,
produk, dan pabrik, serta komitmen tanpa syarat terhadap kualitas.





Komentar
Posting Komentar