Garis besar masalah sosial dan pendidikan juga pandangan Negara maju seperti jepang , korea dan Amerika





1.      Upaya yang harus dilakukan untuk menangani masalah pertambahan jumblah penduduk ? (20)
2.      Bagaimana menanggulangi tingkat kemiskinan di tingkat nasional maupun lokal ? (20)
3.      Apa yang harus di lakukan pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan  kesempatan kerja bagi seluruh masyarakat ? (20)
4.      Bagaimana meningkatkan kesehatan masyrakat ? (20)
5.      Pendidikan merupakan tonggak  kemajuan bangsa, hal apa yang harus dilakukan guna mmperbaiki dan memajukan pendidikan di Indonesia ? Bagaimana hal tersebut di pandang melalui upaya yang di lakukan oleh Negara maju seperti jepang , korea  dan Amerika Serikat.  (25) 

JAWABAN

1.      1. Mengikuti dan melaksanakan program Keluarga Berencana (KB)
Tujuan dalam program ini adalah yang pertama agar terjadi penurunan fertilitas dan terbentuknya pola budaya small family size. Tujuan yang kedua adalah untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk yang merata dan berkeadilan
2. Pembatasan usia perkawian, yaitu dengan diberlakukannya undang - undang perkawinan
Kalau ini saya tidak banyak komen lagi pasti kamu sudah tau maksudnya bukan.
3. Mengurangi dan membatasi tunjangan bagi pegawai negeri sipil
4. Program pendidikan kependudukan dan penyuluhan kepada masyarakat.

Program - program diatas adalah suatu upaya masyarakat dalam mengatasi jumlah penduduk yang tidak terkendali. Contoh lain dari upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan adalah migrasi atau perpidahan penduduk, inipun masih belum efektif sehingga masalah - masalah akibat ledakan jumlah penduduk terus datang.
Berbagai masalah juga timbul akibat migrasi dan lagi - lagi pemerintah harus mencari cara untuk mengatasi masalah tersebut. Masalah yang silih berganti memaksa agar kita berpikir panjang mengenai masalah tersebut.

     2 .     Langkah Mengatasi Masalah Kemiskinan

untuk itu kiranya pemerintah perlu membuat ketegasan dan kebijakan yang lebih membumi dalam rangka menyelesaikan masalah kemiskinan ini. Beberapa langkah yang bisa dilakukan diantaranya adalah :
  1. menciptakan lapangan kerja yang mampu menyerap banyak tenaga kerja sehingga mengurangi pengangguran. Karena pengangguran adalah salah satu sumber penyebab kemiskinan terbesar di indonesia.

  1. Menghapuskan korupsi. Sebab korupsi adalah salah satu penyebab layanan masyarakat tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hal inilah yang kemudian menjadikan masyarakat tidak bisa menikmati hak mereka sebagai warga negara sebagaimana mestinya.

  1. Menggalakkan program zakat. Di indonesia, islam adalah agama mayoritas. Dan dalam islam ajaran zakat diperkenalkan sebagai media untuk menumbuhkan pemerataan kesejahteraan di antara masyarakat dan mengurangi kesenjangan kaya-miskin. Potensi zakat di indonesia, ditengarai mencapai angka 1 triliun setiap tahunnya. Dan jika bisa dikelola dengan baik akan menjadi potensi besar bagi terciptanya kesejahteraan masyarakat.

  1. Menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok. Fokus program ini bertujuan menjamin daya beli masyarakat miskin/keluarga miskin untuk memenuhi kebutuhan pokok terutama beras dan kebutuhan pokok utama selain beras. Program yang berkaitan dengan fokus ini seperti :   
• Penyediaan cadangan beras pemerintah 1 juta ton

• Stabilisasi/kepastian harga komoditas primer
  1. Meningkatkan akses masyarakat miskin kepada pelayanan dasar. Fokus program ini bertujuan untuk meningkatkan akses penduduk miskin memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan prasarana dasar. Beberapa program yang berkaitan dengan fokus ini antara lain :
• Penyediaan beasiswa bagi siswa miskin pada jenjang pendidikan dasar di Sekolah  Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs);
•  Beasiswa siswa miskin jenjang Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah (SMA/SMK/MA);
• Beasiswa untuk mahasiswa miskin dan beasiswa berprestasi;
• Pelayanan kesehatan rujukan bagi keluarga miskin secara cuma-cuma di kelas III rumah sakit.

6.      Menyempurnakan dan memperluas cakupan program pembangunan berbasis masyarakat.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan optimalisasi pemberdayaan masyarakat di kawasan perdesaan dan perkotaan serta memperkuat penyediaan dukungan pengembangan kesempatan berusaha bagi penduduk miskin. Program yang berkaitan dengan fokus ketiga ini antara lain :
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di daerah perdesaan dan             perkotaan
• Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah
• Program Pembangunan Daerah Tertinggal dan Khusus
• Penyempurnaan dan pemantapan program pembangunan berbasis masyarakat.




3.      menyelenggarakan kursus-kursus keterampilan
meningkatkan kualitas sumber daya manusia
mendirikan berbagai macam usaha
membantu dan mendorong usaha wiraswasta
membangun proyek-proyek padat karya
meningkatkan transmigrasi
      memberi kesempatan para TKI bekerja di luar negeri
menyediakan informasi tentang lowongan kerja
     meningkatkan pembangunan di pedesaan

4.      Dalam upaya kesehatan program  yang diperlukan adalah program kesehatan yang lebih “efektif” yaitu program kesehatan yang mempunyai model-model pembinaan kesehatan (Health Development Model) sebagai paradigma pembangunan kesehatan yang diharapkan mampu menjawab tantangan sekaligus memenuhi program upaya kesehatan. Model ini menekankan pada upaya kesehatan dan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1.      Mempersiapkan bahan baku sumber daya manusia yang berkualitas untuk 20-25 tahun mendatang.
2.      Meningkatkan produktivitas sumber daya manusia yang ada.
3.      Melindungi masyarakat luas dari pencemaran melalui upaya promotif-preventif-protektif dengan pendekatan pro-aktif.
4.      Memberi pelayanan kesehatan dasar bagi yang sakit.
5.      Promosi kesehatan yang memungkinkan penduduk mencapai potensi kesehatannya secara penuh (peningkatan vitalitas) penduduk yang tidak sakit (85%) agar lebih tahan terhadap penyakit.
6.      Pencegahan penyakit melalui imunisasi : bumil (ibu hamil), bayi, anak, dan juga melindungi masyarakat dari pencemaran.
7.      Pencegahan, pengendalian, penanggulangan pencemaran lingkungan serta perlindungan masyarakat terhadap pengaruh lingkungan buruk (melalui perubahan perilaku)
8.      Penggerakan peran serta masyarakat.
9.      Penciptaan lingkungan yang memungkinkan masyarakat dapat hidup dan bekerja secara sehat.
10.  Pendekatan multi sektor dan inter disipliner.
11.  Pengembangan kebijakan yang dapat memberi perlindungan pada kepentingan kesehatan masyarakat luas (tidak merokok di tempat umum).
12.  Penyelenggaraan pelayanan kesehatan dasar bagi yang sakit.
A. Peningkatan Kualitas Guru
Guru yang memiliki posisi yang sangat penting dan strategi dalam pengembangan potensi yang dimiliki peerta didik. Pada diri gurulah kejayaan dan keselamatan masa depan bangsa dengan penanaman nilai-nilai dasar yang luhur sebagai cita-cita pendidikan nasional dengan membentuk kepribadian sejahtera lahir dan bathin, yang ditempuh melalui pendidikan agama dan pendidikan umum. Oleh karena itu harus mampu mendidik diperbagai hal, agar ia menjadi seorang pendidik yang proposional. Sehingga mampu mendidik peserta didik dalam kreativitas dan kehidupan sehari-harinya. Untuk meningkatkan profesionalisme pendidik dalam pembelajaran, perlu ditingkatkan melalui cara-cara sebagai berikut:
1. Mengikuti Penataran
Menurut para ahli bahwa penataran adalah semua usaha pendidikan dan pengalaman untuk meningkatkan keahlian guru menyelarasikan pengetahuan dan keterampilan mereka sesuai dengan kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang-bidang masing-masing.[16][16] Sedangkan kegiatan penataran itu sendiri di tujukan:
a. Mempertinggi mutu petugas sebagai profesinya masing-masing.
b. Meningkatkan efesiensi kerja menuju arah tercapainya hasil yang optimal.
c. Perkembangan kegairahan kerja dan peningkatan kesejahteraan.[17]
Jadi penataran itu dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja, keahlian dan peningkatan terutama pendidikan untuk menghadapi arus globaliasi.

2. Mengikuti Kursus-Kursus Pendidikan
Hal ini akan menambah wawasan, adapun kursus-kursus biasanya meliputi pendidikan arab dan inggris serta computer.
3. Memperbanyak Membaca
Menjadi guru professional tidak hanya menguasai atau membaca dan hanya berpedoman pada satu atau beberapa buku saja, guru yang berprofesional haruslah banyak membaca berbagai macam buku untuk menambah bahan materi yang akan disampaikan sehingga sebagai pendidik tidak akan kekurangab pengetahuan-pengetahuan dan informasi-informasi yang muncul dan berkembang di dalam mayarakat.
4. Mengadakan Kunjungan Kesekolah Lain (studi komperatif)
Suatu hal yang sangat penting seorang guru mengadakan kunjungan antar sekolah sehingga akan menambah wawasan pengetahuan, bertukar pikiran dan informasi tentang kemajuan sekolah. Ini akan menambah dan melengkapi pengetahuan yang dimilikinya serta mengatai permasalahan-permasalahan dan kekurangan yang terjadi sehingga peningkatan pendidikan akan bisa tercapai dengan cepat.
5. Mengadakan Hubungan Dengan Wali Siswa
Mengadakan pertemuan dengan wali siswa sangatlah penting sekali, karena dengan ini guru dan orang tua akan dapat saling berkomunikasi, mengetahui dan menjaga peserta didik serta bisa mengarahkan pada perbuatan yang positif. Karena jam pendidikan yang diberikan di sekolah lebih sedikit apabila dibandingkan jam pendidikan di dalam keluarga.


B. Peningkatan Materi
Dalam rangka peningkatan pendidikan maka peningkatan materi perlu sekali mendapat perhatian karena dengan lengkapnya meteri yang diberikan tentu akan menambah lebih luas akan pengetahuan. Hal ini akan memungkinkan peserta didik dalam menjalankan dan mengamalkan pengetahuan yang telah diperoleh dengan baik dan benar. Materi yang disampaikan pendidik harus mampu menjabarkan sesuai yang tercantum dalam kurikulum. Pendidik harus menguasai materi dengan ditambah bahan atau sumber lain yang berkaitan dan lebih actual dan hangat. Sehingga peserta didik tertarik dan termotivasi mempelajari pelajaran.
C. Peningkatan dalam Pemakaian Metode
Metode merupakan alat yang dipakai untuk mencapai tujuan, maka sebagai salah satu indicator dalam peningkatan kualitas pendidikan perlu adanya peningkatan dalam pemakaian metode. Yang dimakud dengan peningkatan metode disini, bukanlah menciptakan atau membuat metode baru, akan tetapi bagaimana caranya penerapannya atau penggunaanya yang sesuai dengan materi yang disajikan, sehingga mmperoleh hasil yang memuaskan dalam proses belajar mengajar. Pemakaian metode ini hendaknya bervariasi sesuai dengan materi yang akan disampaikan sehingga peserta didik tidak akan merasa bosan dan jenuh atau monoton. Untuk itulah dalam penyampaian metode pendidik harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1) Selalu berorientasi pada tujuan
2) Tidak hanya terikat pada suatu alternatif saja
3) Mempergunakan berbagai metode sebagai suatu kombinasi, misalnya: metode ceramah dengan tanya jawab.
Jadi usaha tersebut merupakan upaya meningkatkan kualitas pendidikan pada peserta didik diera yang emakin modern.
D. Peningkatan Sarana
Sarana adalah alat atau metode dan teknik yang dipergunakan dalam rangka meningkatkan efektivitas komunikasi dan interaksi edukatif antara pendidik dan peserta didik dalam proses pendidikan dan pengajaran di sekolah.[18] Dari segi sarana tersebut perlu diperhatikan adanya usaha meningkatkan sebagai berikut:
1) Mengerti secara mendalam tentang fungsi atau kegunaan media pendidikan
2) Mengerti pengunaan media pendidikan secara tepat dalam interaksi belaja mengajar
3) Pembuatan media harus sederhana dan mudah
4) Memilih media yang tepat sesuai dengan tujuan dan isi materi yang akan diajarkan.
Semua sekolah meliputi peralatan dan perlengkapan tentang sarana dan prasarana, ini dijelaskan dalam buku “Admitrasi Pendidikan” yang disusun oleh Tim Dosen IP IKIP Malang menjelaskan: sarana sekolah meliputi semua peralatan serta perlengkapan yang langsung digunakan dalam proses pendidikan di sekolah, contoh: gedung sekolah (school building), ruangan meja, kursi, alat peraga, dan lain-lainnya. Sedangkan prasarana merupakan semua komponen yang secara tidak langung menunjang jalannya proses belajar mngajar atau pendidikan di sekolah, sebagai contoh: jalan menuju sekolah, halaman sekolah, tata tertib sekolah dan semuanya yang berkenaan dengan sekolah.[19]
E. Peningkatan Kualitas Belajar
Dalam setiap proses belajar mengajar yang dialami peserta didik selamanya lancar seperti yang diharapkan, kadang-kadang mengalami kesulitan atau hambatan dalam belajar. Kendala tersebut perlu diatasi dengan berbagai usaha sebagai berikut:

1) Memberi Rangsangan
Minat belajar seseorang berhubungan dengan perasaan seseorang. Pendidikan harus menggunakan metode yang sesuai sehingga merangsang minat untuk belajar dan mempelajari baik dari segi bahasa maupun mimic dari wajah dengan memvariasikan setiap metode yang dipakai. Dari sini menimbulkan yang namanya cinta terhadap bidang studi, sebab pendidik mampu memberikan ransangan terhadap peserta didik untuk belajar, karena yang disajikan benar-benar mengenai atau mengarah pada diri peserta didik yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya setelah peserta didik terangsang terhadap pendidikan maka pendidik tinggal memberikan motivasi secara kontinew. Oleh karena itu pendidik atau lembaga tinggal memberikan atau menyediakan sarana dan prasarana saja, sehingga peserta didik dapat menerima pengalaman yang dapat menyenangkan hati para peserta didik sehingga menjadikan peserta didik belajar semangat.

2) Memberikan Motivasi Belajar
Motivasi adalah sebagai pendorong peserta didik yang berguna untuk menumbuhkan dan menggerakkan bakat peserta didik secara integral dalam dunia belajar, yaitu dengan diambil dari sisitem nilai hidup peserta didik dan ditujukan kepada penjelasan tugas-tugas.

Motivasi merupakan daya penggerak yang besar dalam proses belajar mengajar, motivasi yang diberikan kepada peserta didik dapat berupa:

a. Memberikan penghargaan.
Usaha-usaha meyenangkan yang diberikan kepada peserta didik yang berprestasi yang bagus, baik berupa kata-kata, benda, simbul atau berupa angka (nilai). Penghargaan ini bertujuan agar peserta didik selalu termotivasi untuk lebih giat belajar dan mampu bersaing dengan teman-temannya secara sehat, karena dengan itu pendidik akan mudah meningkatkan kualita pendidikan.

b. Memberikan hukuman.
Pemberian hukuman ini bersifat mendidik artinya bentuk hukuman itu sendiri berkaitan dengan pembelajaran. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki kesalahan.

c. Mengadakan kompetisi dan lomba.
Pengadaan ini dipergunakan untuk meningkatkan prestasi peserta didik untuk membantu peserta didik dalam pembentukan mental yang tangguh selain pembentukan pengetahuan.untuk membantu proses pengajaran yang selalu dimulai dari hal-hal yang nyata bagi siswa.
LANJUTAN:
Garis besar pola pendidikan atau pembeljaran di jepang yaitu menitik beratkan pada pengembangan kemampuan dasar dalam generasi muda bukan pada keterampilan vokasional yang khusus dengan asumsi bahwa mereka harus siap menyesuaikan dengan fleksibel dalam ilmu pengetahuan dan teknolgi serta perubahan-perubahan yang cepat dalam masyarakat.
 Sedikit tentang pola pembelajaran di Korea, Korea  sangat terobsesi dengan pendidikan. Pendidikan benar-benar ditekankan kepada siswa. Seberapa keras siswa belajar? Selama bertahun-tahun, siswa pergi ke sekolah dari jam 8 pagi sampai lewat tengah malam. Hal ini dikarenakan setelah selesai sekolah, mereka harus menghadiri pendidikan khusus untuk mencoba untuk meningkatkan kinerja akademis mereka. Mereka diprioritaskan untuk mempersiapkan diri mengikuti ujian masuk perguruan tinggi yang sangat ketat, yang banyak mendukung masa depan mereka. Di Korea, jika kita masuk sebuah universitas bergengsi, maka kita akan memperoleh kesempatan yang baik untuk mendapatkan informasi pekerjaan yang baik. Seorang anak memasuki Universitas yang baik tidak hanya menjamin keadaan ekonomi individunya, tetapi juga mencerminkan reputasi orang tua anak. Dalam budaya Korea, pertimbangan yang paling penting bagi seorang pimpinan bukan kepribadian atau pengalaman kerja, melainkan di Universitas apa orang tersebut belajar. Korea memiliki tingkat kelulusan SMA 97%, ini adalah yang tertinggi tercatat di negara-negara maju. Sangat menarik untuk dicatat bahwa 80% sekolah-sekolah di Korea memperbolehkan hukuman fisik.
Pendidikan di Amerika Serikat
Keunggulan
Apa saja keunggulan sistem pendidikan di Amerika? Pertama yaitu gaya belajar berbasis diskusi. Di sana, para siswa didorong untuk giat membaca sehingga mereka tak datang ke kelas dengan kepala kosong. Selain itu, kegiatan belajar mengajar bersifat lebih terbuka dan siswa dilatih untuk berani mengemukakan pendapatnya di muka umum semenjak dini.
Kelas menjadi wadah berdiskusi beragam topik dengan berfokus kepada ide, bukan memperoleh informasi secara pasif. Menariknya, para siswa merupakan penggerak diskusi, bukan guru. Jadi, keduanya bisa berperan sebagai feeder maupun challenger dari sebuah gagasan.
Kedua yaitu sistem pendidikan yang berbasis science, technology, engineering, and math (STEM). STEM dikenal sebagai metode pembelajaran terapan yang menggunakan pendekatan antar-ilmu. Aplikasi STEM dibarengi dengan pembelajaran aktif dan berbasis pemecahan masalah sehingga siswa dididik untuk berpikir kritis, analitis, dan fokus kepada solusi.
Sistem pendidikan berbasis STEM diprediksi akan banyak dibutuhkan pada masa depan. Pada 2007, National Science Foundation memaparkan dalam 10 tahun ke depan, 80 persen lapangan pekerjaan akan membutuhkan kemampuan kompetensi STEM.
Sementara itu, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika, pada 2018 nanti, hampir 30 pekerjaan strategis membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan yang memadai di bidang STEM. Bahkan, tenaga kerja dengan gelar STEM akan menikmati gaji yang lebih tinggi dan fleksibilitas dalam pilihan karier.

Sistem pendidikan
Sistem pendidikan berbasis STEM memang telah cukup lama ada di Amerika. Bagaimana dengan di Indonesia? Di negara kita, STEM bisa dijumpai di Sampoerna Schools System. Institusi pendidikan yang didirikan Putera Sampoerna Foundation ini memang memiliki visi menyediakan akses pendidikan kelas dunia kepada para calon pemimpin bangsa melalui jalur pendidikan yang terpadu dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi. Menariknya, Sampoerna Schools System menggabungkan segala kelebihan yang ditemukan dalam kurikulum nasional dan internasional.
Sampoerna Schools System menerapkan sistem pendidikan Amerika berbasis STEM pertama di Indonesia. Mereka juga menawarkan jalur pendidikan yang bisa membantu siswa memperoleh gelar sarjana dari Amerika secara lebih cepat dan hemat dibandingkan jalur biasa.
Apa saja keunggulan belajar di Sampoerna Schools System? Pertama yaitu metode belajar mengajar yang efektif dan divalidasi oleh riset, misalnya pembelajaran berbasis proyek dimana para siswa dilatih untuk senantiasa mempraktikkan ilmu dan keterampilannya secara kreatif dalam sebuah riset kolaboratif. Kedua, kurikulum STEM yang intensif. Ketiga, lingkungan belajar mengajar yang mengintegrasikan teknologi dan sumber daya digital, baik di dalam maupun di luar kelas.
Keempat, kolaborasi dengan lembaga pendidikan terkemuka dari Amerika. Lembaga pendidikan tersebut antara lain, Knowledge is Power Program (KIPP) yang menyediakan tambahan pelatihan kepemimpinan untuk kepala sekolah beserta manajemen sekolah di tingkat pendidikan dasar dan menengah. Sebagai pengembangan atas kurikulum nasional yang diajarkan, Sampoerna Schools System juga menerapkan kurikulum STEM beserta sumber daya yang dibutuhkan melalui kolaborasi dengan Harmony Public School. Selain itu, Sampoerna Schools System juga menyediakan mata pelajaran yang telah diakui oleh Lone Star College (LSC) System yang merupakan salah satu community college terbesar di Amerika, dimana mata pelajaran tersebut telah diakreditasi secara internasional. Di tingkat universitas, mahasiswa dapat memilih program studi teknik yang diakreditasi oleh Southern Association of Colleges and Schools (SACS) dan Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET) melalui Louisiana State University (LSU) College of Engineering atau program studi bisnis yang diakreditasi oleh the Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB) melalui Oregon State University (OSU) College of Business.  Sampoerna Schools System memberikan kebebasan kepada para mahasiswa untuk meraih bachelor’s degree tersebut, dengan berkuliah baik di Sampoerna University maupun di LSU atau di OSU.
Kelima, fasilitas yang mendukung metode belajar dan kurikulum yang unik. Fasilitas di Sampoerna Schools System dirancang khusus untuk mendukung kegiatan belajar mengajar formal maupun informal.
Keenam, adanya program kepemimpinan. Keterampilan ini dikembangkan melalui pengawasan secara kelompok dan individual. Masing-masing siswa didorong melakukan presentasi untuk meningkatkan daya analisis dan kemampuan komunikasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN PERJALANAN GUNUNG PANGRANGO 3019 MDPL

Hati-hati dengan Teori Robert T Kiyosaki!