Garis besar masalah sosial dan pendidikan juga pandangan Negara maju seperti jepang , korea dan Amerika
1. Upaya yang harus dilakukan untuk
menangani masalah pertambahan jumblah penduduk ? (20)
2. Bagaimana menanggulangi tingkat kemiskinan
di tingkat nasional maupun lokal ? (20)
3. Apa yang harus di lakukan pemerintah
dan masyarakat dalam meningkatkan
kesempatan kerja bagi seluruh masyarakat ? (20)
4. Bagaimana meningkatkan kesehatan
masyrakat ? (20)
5. Pendidikan merupakan tonggak kemajuan bangsa, hal apa yang harus dilakukan
guna mmperbaiki dan memajukan pendidikan di Indonesia ? Bagaimana hal tersebut
di pandang melalui upaya yang di lakukan oleh Negara maju seperti jepang ,
korea dan Amerika Serikat. (25)
JAWABAN
1. 1. Mengikuti dan melaksanakan program Keluarga Berencana
(KB)
Tujuan dalam program ini adalah yang pertama agar terjadi penurunan fertilitas dan terbentuknya pola budaya small family size. Tujuan yang kedua adalah untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk yang merata dan berkeadilan
2. Pembatasan usia perkawian, yaitu dengan diberlakukannya undang - undang perkawinan
Kalau ini saya tidak banyak komen lagi pasti kamu sudah tau maksudnya bukan.
3. Mengurangi dan membatasi tunjangan bagi pegawai negeri sipil
4. Program pendidikan kependudukan dan penyuluhan kepada masyarakat.
Program - program diatas adalah suatu upaya masyarakat dalam mengatasi jumlah penduduk yang tidak terkendali. Contoh lain dari upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan adalah migrasi atau perpidahan penduduk, inipun masih belum efektif sehingga masalah - masalah akibat ledakan jumlah penduduk terus datang.
Berbagai masalah juga timbul akibat migrasi dan lagi - lagi pemerintah harus mencari cara untuk mengatasi masalah tersebut. Masalah yang silih berganti memaksa agar kita berpikir panjang mengenai masalah tersebut.
Tujuan dalam program ini adalah yang pertama agar terjadi penurunan fertilitas dan terbentuknya pola budaya small family size. Tujuan yang kedua adalah untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk yang merata dan berkeadilan
2. Pembatasan usia perkawian, yaitu dengan diberlakukannya undang - undang perkawinan
Kalau ini saya tidak banyak komen lagi pasti kamu sudah tau maksudnya bukan.
3. Mengurangi dan membatasi tunjangan bagi pegawai negeri sipil
4. Program pendidikan kependudukan dan penyuluhan kepada masyarakat.
Program - program diatas adalah suatu upaya masyarakat dalam mengatasi jumlah penduduk yang tidak terkendali. Contoh lain dari upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan adalah migrasi atau perpidahan penduduk, inipun masih belum efektif sehingga masalah - masalah akibat ledakan jumlah penduduk terus datang.
Berbagai masalah juga timbul akibat migrasi dan lagi - lagi pemerintah harus mencari cara untuk mengatasi masalah tersebut. Masalah yang silih berganti memaksa agar kita berpikir panjang mengenai masalah tersebut.
2 . Langkah Mengatasi Masalah Kemiskinan
untuk itu kiranya pemerintah perlu membuat ketegasan dan kebijakan yang
lebih membumi dalam rangka menyelesaikan masalah kemiskinan ini. Beberapa
langkah yang bisa dilakukan diantaranya adalah :
- menciptakan lapangan kerja yang mampu menyerap banyak tenaga kerja sehingga mengurangi pengangguran. Karena pengangguran adalah salah satu sumber penyebab kemiskinan terbesar di indonesia.
- Menghapuskan korupsi. Sebab korupsi adalah salah satu penyebab layanan masyarakat tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hal inilah yang kemudian menjadikan masyarakat tidak bisa menikmati hak mereka sebagai warga negara sebagaimana mestinya.
- Menggalakkan program zakat. Di indonesia, islam adalah agama mayoritas. Dan dalam islam ajaran zakat diperkenalkan sebagai media untuk menumbuhkan pemerataan kesejahteraan di antara masyarakat dan mengurangi kesenjangan kaya-miskin. Potensi zakat di indonesia, ditengarai mencapai angka 1 triliun setiap tahunnya. Dan jika bisa dikelola dengan baik akan menjadi potensi besar bagi terciptanya kesejahteraan masyarakat.
- Menjaga stabilitas harga bahan kebutuhan pokok. Fokus program ini bertujuan menjamin daya beli masyarakat miskin/keluarga miskin untuk memenuhi kebutuhan pokok terutama beras dan kebutuhan pokok utama selain beras. Program yang berkaitan dengan fokus ini seperti :
• Penyediaan cadangan beras
pemerintah 1 juta ton
• Stabilisasi/kepastian harga komoditas primer
• Stabilisasi/kepastian harga komoditas primer
- Meningkatkan akses masyarakat miskin kepada pelayanan dasar. Fokus program ini bertujuan untuk meningkatkan akses penduduk miskin memenuhi kebutuhan pendidikan, kesehatan, dan prasarana dasar. Beberapa program yang berkaitan dengan fokus ini antara lain :
• Penyediaan beasiswa bagi siswa
miskin pada jenjang pendidikan dasar di Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan
Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs);
• Beasiswa siswa miskin jenjang Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah (SMA/SMK/MA);
• Beasiswa untuk mahasiswa miskin dan beasiswa berprestasi;
• Pelayanan kesehatan rujukan bagi keluarga miskin secara cuma-cuma di kelas III rumah sakit.
• Beasiswa siswa miskin jenjang Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah (SMA/SMK/MA);
• Beasiswa untuk mahasiswa miskin dan beasiswa berprestasi;
• Pelayanan kesehatan rujukan bagi keluarga miskin secara cuma-cuma di kelas III rumah sakit.
6. Menyempurnakan dan memperluas cakupan program pembangunan berbasis
masyarakat.
Program ini bertujuan untuk
meningkatkan sinergi dan optimalisasi pemberdayaan masyarakat di kawasan
perdesaan dan perkotaan serta memperkuat penyediaan dukungan pengembangan
kesempatan berusaha bagi penduduk miskin. Program yang berkaitan dengan fokus
ketiga ini antara lain :
• Program Nasional
Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di daerah perdesaan dan perkotaan
• Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah
• Program Pembangunan Daerah Tertinggal dan Khusus
• Penyempurnaan dan pemantapan program pembangunan berbasis masyarakat.
• Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah
• Program Pembangunan Daerah Tertinggal dan Khusus
• Penyempurnaan dan pemantapan program pembangunan berbasis masyarakat.
3.
menyelenggarakan
kursus-kursus keterampilan
meningkatkan kualitas sumber daya manusia
mendirikan berbagai macam usaha
membantu dan mendorong usaha wiraswasta
membangun proyek-proyek padat karya
meningkatkan transmigrasi
memberi kesempatan para TKI
bekerja di luar negeri
menyediakan informasi tentang lowongan kerja
meningkatkan pembangunan di
pedesaan
4.
Dalam upaya kesehatan program
yang diperlukan adalah program kesehatan yang lebih “efektif” yaitu
program kesehatan yang mempunyai model-model pembinaan kesehatan (Health
Development Model) sebagai paradigma pembangunan kesehatan yang diharapkan
mampu menjawab tantangan sekaligus memenuhi program upaya kesehatan. Model ini
menekankan pada upaya kesehatan dan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1.
Mempersiapkan bahan baku sumber daya
manusia yang berkualitas untuk 20-25 tahun mendatang.
2.
Meningkatkan produktivitas sumber
daya manusia yang ada.
3.
Melindungi masyarakat luas dari
pencemaran melalui upaya promotif-preventif-protektif dengan pendekatan
pro-aktif.
4.
Memberi pelayanan kesehatan dasar
bagi yang sakit.
5.
Promosi kesehatan yang memungkinkan
penduduk mencapai potensi kesehatannya secara penuh (peningkatan vitalitas)
penduduk yang tidak sakit (85%) agar lebih tahan terhadap penyakit.
6.
Pencegahan penyakit melalui
imunisasi : bumil (ibu hamil), bayi, anak, dan juga melindungi masyarakat dari
pencemaran.
7.
Pencegahan, pengendalian,
penanggulangan pencemaran lingkungan serta perlindungan masyarakat terhadap
pengaruh lingkungan buruk (melalui perubahan perilaku)
8.
Penggerakan peran serta masyarakat.
9.
Penciptaan lingkungan yang
memungkinkan masyarakat dapat hidup dan bekerja secara sehat.
10.
Pendekatan multi sektor dan inter
disipliner.
11.
Pengembangan kebijakan yang dapat
memberi perlindungan pada kepentingan kesehatan masyarakat luas (tidak merokok
di tempat umum).
12.
Penyelenggaraan pelayanan kesehatan
dasar bagi yang sakit.
A. Peningkatan Kualitas Guru
Guru yang memiliki posisi yang
sangat penting dan strategi dalam pengembangan potensi yang dimiliki peerta
didik. Pada diri gurulah kejayaan dan keselamatan masa depan bangsa dengan
penanaman nilai-nilai dasar yang luhur sebagai cita-cita pendidikan nasional
dengan membentuk kepribadian sejahtera lahir dan bathin, yang ditempuh melalui
pendidikan agama dan pendidikan umum. Oleh karena itu harus mampu mendidik
diperbagai hal, agar ia menjadi seorang pendidik yang proposional. Sehingga
mampu mendidik peserta didik dalam kreativitas dan kehidupan sehari-harinya.
Untuk meningkatkan profesionalisme pendidik dalam pembelajaran, perlu
ditingkatkan melalui cara-cara sebagai berikut:
1. Mengikuti Penataran
Menurut para ahli bahwa penataran
adalah semua usaha pendidikan dan pengalaman untuk meningkatkan keahlian guru
menyelarasikan pengetahuan dan keterampilan mereka sesuai dengan kemajuan dan
perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang-bidang masing-masing.[16][16]
Sedangkan kegiatan penataran itu sendiri di tujukan:
a. Mempertinggi mutu petugas sebagai
profesinya masing-masing.
b. Meningkatkan efesiensi kerja
menuju arah tercapainya hasil yang optimal.
c. Perkembangan kegairahan kerja dan
peningkatan kesejahteraan.[17]
Jadi penataran itu dapat
meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja, keahlian dan peningkatan terutama
pendidikan untuk menghadapi arus globaliasi.
2. Mengikuti Kursus-Kursus
Pendidikan
Hal ini akan menambah wawasan,
adapun kursus-kursus biasanya meliputi pendidikan arab dan inggris serta
computer.
3. Memperbanyak Membaca
Menjadi guru professional tidak
hanya menguasai atau membaca dan hanya berpedoman pada satu atau beberapa buku saja,
guru yang berprofesional haruslah banyak membaca berbagai macam buku untuk
menambah bahan materi yang akan disampaikan sehingga sebagai pendidik tidak
akan kekurangab pengetahuan-pengetahuan dan informasi-informasi yang muncul dan
berkembang di dalam mayarakat.
4. Mengadakan Kunjungan Kesekolah
Lain (studi komperatif)
Suatu hal yang sangat penting
seorang guru mengadakan kunjungan antar sekolah sehingga akan menambah wawasan
pengetahuan, bertukar pikiran dan informasi tentang kemajuan sekolah. Ini akan
menambah dan melengkapi pengetahuan yang dimilikinya serta mengatai
permasalahan-permasalahan dan kekurangan yang terjadi sehingga peningkatan
pendidikan akan bisa tercapai dengan cepat.
5. Mengadakan Hubungan Dengan Wali
Siswa
Mengadakan pertemuan dengan wali
siswa sangatlah penting sekali, karena dengan ini guru dan orang tua akan dapat
saling berkomunikasi, mengetahui dan menjaga peserta didik serta bisa
mengarahkan pada perbuatan yang positif. Karena jam pendidikan yang diberikan
di sekolah lebih sedikit apabila dibandingkan jam pendidikan di dalam keluarga.
B. Peningkatan Materi
Dalam rangka peningkatan pendidikan
maka peningkatan materi perlu sekali mendapat perhatian karena dengan
lengkapnya meteri yang diberikan tentu akan menambah lebih luas akan
pengetahuan. Hal ini akan memungkinkan peserta didik dalam menjalankan dan
mengamalkan pengetahuan yang telah diperoleh dengan baik dan benar. Materi yang
disampaikan pendidik harus mampu menjabarkan sesuai yang tercantum dalam
kurikulum. Pendidik harus menguasai materi dengan ditambah bahan atau sumber
lain yang berkaitan dan lebih actual dan hangat. Sehingga peserta didik
tertarik dan termotivasi mempelajari pelajaran.
C. Peningkatan dalam Pemakaian
Metode
Metode merupakan alat yang dipakai
untuk mencapai tujuan, maka sebagai salah satu indicator dalam peningkatan
kualitas pendidikan perlu adanya peningkatan dalam pemakaian metode. Yang
dimakud dengan peningkatan metode disini, bukanlah menciptakan atau membuat
metode baru, akan tetapi bagaimana caranya penerapannya atau penggunaanya yang
sesuai dengan materi yang disajikan, sehingga mmperoleh hasil yang memuaskan
dalam proses belajar mengajar. Pemakaian metode ini hendaknya bervariasi sesuai
dengan materi yang akan disampaikan sehingga peserta didik tidak akan merasa
bosan dan jenuh atau monoton. Untuk itulah dalam penyampaian metode pendidik
harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1) Selalu berorientasi pada tujuan
2) Tidak hanya terikat pada suatu
alternatif saja
3) Mempergunakan berbagai metode
sebagai suatu kombinasi, misalnya: metode ceramah dengan tanya jawab.
Jadi usaha tersebut merupakan upaya
meningkatkan kualitas pendidikan pada peserta didik diera yang emakin modern.
D. Peningkatan Sarana
Sarana adalah alat atau metode dan
teknik yang dipergunakan dalam rangka meningkatkan efektivitas komunikasi dan
interaksi edukatif antara pendidik dan peserta didik dalam proses pendidikan
dan pengajaran di sekolah.[18] Dari segi sarana tersebut perlu diperhatikan
adanya usaha meningkatkan sebagai berikut:
1) Mengerti secara mendalam tentang
fungsi atau kegunaan media pendidikan
2) Mengerti pengunaan media
pendidikan secara tepat dalam interaksi belaja mengajar
3) Pembuatan media harus sederhana dan
mudah
4) Memilih media yang tepat sesuai
dengan tujuan dan isi materi yang akan diajarkan.
Semua sekolah meliputi peralatan dan
perlengkapan tentang sarana dan prasarana, ini dijelaskan dalam buku “Admitrasi
Pendidikan” yang disusun oleh Tim Dosen IP IKIP Malang menjelaskan: sarana
sekolah meliputi semua peralatan serta perlengkapan yang langsung digunakan
dalam proses pendidikan di sekolah, contoh: gedung sekolah (school building),
ruangan meja, kursi, alat peraga, dan lain-lainnya. Sedangkan prasarana
merupakan semua komponen yang secara tidak langung menunjang jalannya proses
belajar mngajar atau pendidikan di sekolah, sebagai contoh: jalan menuju
sekolah, halaman sekolah, tata tertib sekolah dan semuanya yang berkenaan
dengan sekolah.[19]
E. Peningkatan Kualitas Belajar
Dalam setiap proses belajar mengajar
yang dialami peserta didik selamanya lancar seperti yang diharapkan,
kadang-kadang mengalami kesulitan atau hambatan dalam belajar. Kendala tersebut
perlu diatasi dengan berbagai usaha sebagai berikut:
1) Memberi Rangsangan
Minat belajar seseorang berhubungan
dengan perasaan seseorang. Pendidikan harus menggunakan metode yang sesuai
sehingga merangsang minat untuk belajar dan mempelajari baik dari segi bahasa
maupun mimic dari wajah dengan memvariasikan setiap metode yang dipakai. Dari
sini menimbulkan yang namanya cinta terhadap bidang studi, sebab pendidik mampu
memberikan ransangan terhadap peserta didik untuk belajar, karena yang
disajikan benar-benar mengenai atau mengarah pada diri peserta didik yang
dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya setelah peserta didik
terangsang terhadap pendidikan maka pendidik tinggal memberikan motivasi secara
kontinew. Oleh karena itu pendidik atau lembaga tinggal memberikan atau
menyediakan sarana dan prasarana saja, sehingga peserta didik dapat menerima
pengalaman yang dapat menyenangkan hati para peserta didik sehingga menjadikan
peserta didik belajar semangat.
2) Memberikan Motivasi Belajar
Motivasi adalah sebagai pendorong
peserta didik yang berguna untuk menumbuhkan dan menggerakkan bakat peserta
didik secara integral dalam dunia belajar, yaitu dengan diambil dari sisitem
nilai hidup peserta didik dan ditujukan kepada penjelasan tugas-tugas.
Motivasi merupakan daya penggerak
yang besar dalam proses belajar mengajar, motivasi yang diberikan kepada
peserta didik dapat berupa:
a. Memberikan penghargaan.
Usaha-usaha meyenangkan yang
diberikan kepada peserta didik yang berprestasi yang bagus, baik berupa kata-kata,
benda, simbul atau berupa angka (nilai). Penghargaan ini bertujuan agar peserta
didik selalu termotivasi untuk lebih giat belajar dan mampu bersaing dengan
teman-temannya secara sehat, karena dengan itu pendidik akan mudah meningkatkan
kualita pendidikan.
b. Memberikan hukuman.
Pemberian hukuman ini bersifat
mendidik artinya bentuk hukuman itu sendiri berkaitan dengan pembelajaran. Hal
ini bertujuan untuk memperbaiki kesalahan.
c. Mengadakan kompetisi dan lomba.
Pengadaan ini dipergunakan untuk
meningkatkan prestasi peserta didik untuk membantu peserta didik dalam
pembentukan mental yang tangguh selain pembentukan pengetahuan.untuk membantu
proses pengajaran yang selalu dimulai dari hal-hal yang nyata bagi siswa.
LANJUTAN:
Garis besar
pola pendidikan atau pembeljaran di jepang yaitu menitik beratkan pada
pengembangan kemampuan dasar dalam generasi muda bukan pada keterampilan
vokasional yang khusus dengan asumsi bahwa mereka harus siap menyesuaikan dengan
fleksibel dalam ilmu pengetahuan dan teknolgi serta perubahan-perubahan yang
cepat dalam masyarakat.
Sedikit
tentang pola pembelajaran di Korea, Korea sangat terobsesi dengan pendidikan. Pendidikan
benar-benar ditekankan kepada siswa. Seberapa keras siswa belajar? Selama
bertahun-tahun, siswa pergi ke sekolah dari jam 8 pagi sampai lewat tengah
malam. Hal ini dikarenakan setelah selesai sekolah, mereka harus menghadiri
pendidikan khusus untuk mencoba untuk meningkatkan kinerja akademis mereka.
Mereka diprioritaskan untuk mempersiapkan diri mengikuti ujian masuk perguruan
tinggi yang sangat ketat, yang banyak mendukung masa depan mereka. Di Korea,
jika kita masuk sebuah universitas bergengsi, maka kita akan memperoleh
kesempatan yang baik untuk mendapatkan informasi pekerjaan yang baik. Seorang
anak memasuki Universitas yang baik tidak hanya menjamin keadaan ekonomi
individunya, tetapi juga mencerminkan reputasi orang tua anak. Dalam budaya
Korea, pertimbangan yang paling penting bagi seorang pimpinan bukan kepribadian
atau pengalaman kerja, melainkan di Universitas apa orang tersebut belajar.
Korea memiliki tingkat kelulusan SMA 97%, ini adalah yang tertinggi tercatat di
negara-negara maju. Sangat menarik untuk dicatat bahwa 80% sekolah-sekolah di
Korea memperbolehkan hukuman fisik.
Pendidikan di Amerika Serikat
Keunggulan
Apa saja keunggulan sistem
pendidikan di Amerika? Pertama yaitu gaya belajar berbasis diskusi. Di sana,
para siswa didorong untuk giat membaca sehingga mereka tak datang ke kelas
dengan kepala kosong. Selain itu, kegiatan belajar mengajar bersifat lebih
terbuka dan siswa dilatih untuk berani mengemukakan pendapatnya di muka umum
semenjak dini.
Kelas menjadi wadah berdiskusi
beragam topik dengan berfokus kepada ide, bukan memperoleh informasi secara
pasif. Menariknya, para siswa merupakan penggerak diskusi, bukan guru. Jadi,
keduanya bisa berperan sebagai feeder maupun challenger dari
sebuah gagasan.
Kedua yaitu sistem pendidikan yang
berbasis science, technology, engineering, and math
(STEM). STEM dikenal sebagai metode pembelajaran terapan yang menggunakan
pendekatan antar-ilmu. Aplikasi STEM dibarengi dengan pembelajaran aktif dan
berbasis pemecahan masalah sehingga siswa dididik untuk berpikir kritis,
analitis, dan fokus kepada solusi.
Sistem pendidikan berbasis STEM
diprediksi akan banyak dibutuhkan pada masa depan. Pada 2007, National Science
Foundation memaparkan dalam 10 tahun ke depan, 80 persen lapangan pekerjaan
akan membutuhkan kemampuan kompetensi STEM.
Sementara itu, menurut Biro Statistik
Tenaga Kerja Amerika, pada 2018 nanti, hampir 30 pekerjaan strategis
membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan yang memadai di bidang STEM.
Bahkan, tenaga kerja dengan gelar STEM akan menikmati gaji yang lebih tinggi
dan fleksibilitas dalam pilihan karier.
Sistem pendidikan
Sistem pendidikan berbasis STEM
memang telah cukup lama ada di Amerika. Bagaimana dengan di Indonesia? Di
negara kita, STEM bisa dijumpai di Sampoerna Schools System. Institusi
pendidikan yang didirikan Putera Sampoerna Foundation ini memang memiliki visi
menyediakan akses pendidikan kelas dunia kepada para calon pemimpin bangsa
melalui jalur pendidikan yang terpadu dari taman kanak-kanak hingga perguruan
tinggi. Menariknya, Sampoerna Schools System menggabungkan segala kelebihan
yang ditemukan dalam kurikulum nasional dan internasional.
Sampoerna Schools System menerapkan
sistem pendidikan Amerika berbasis STEM pertama di Indonesia. Mereka juga
menawarkan jalur pendidikan yang bisa membantu siswa memperoleh gelar sarjana
dari Amerika secara lebih cepat dan hemat dibandingkan jalur biasa.
Apa saja keunggulan belajar di
Sampoerna Schools System? Pertama yaitu metode belajar mengajar yang efektif
dan divalidasi oleh riset, misalnya pembelajaran berbasis proyek dimana para
siswa dilatih untuk senantiasa mempraktikkan ilmu dan keterampilannya secara
kreatif dalam sebuah riset kolaboratif. Kedua, kurikulum STEM yang intensif.
Ketiga, lingkungan belajar mengajar yang mengintegrasikan teknologi dan sumber
daya digital, baik di dalam maupun di luar kelas.
Keempat, kolaborasi dengan lembaga
pendidikan terkemuka dari Amerika. Lembaga pendidikan tersebut antara lain,
Knowledge is Power Program (KIPP) yang menyediakan tambahan pelatihan
kepemimpinan untuk kepala sekolah beserta manajemen sekolah di tingkat
pendidikan dasar dan menengah. Sebagai pengembangan atas kurikulum nasional
yang diajarkan, Sampoerna Schools System juga menerapkan kurikulum STEM beserta
sumber daya yang dibutuhkan melalui kolaborasi dengan Harmony Public School.
Selain itu, Sampoerna Schools System juga menyediakan mata pelajaran yang telah
diakui oleh Lone Star College (LSC) System yang merupakan salah satu community
college terbesar di Amerika, dimana mata pelajaran tersebut telah diakreditasi
secara internasional. Di tingkat universitas, mahasiswa dapat memilih program
studi teknik yang diakreditasi oleh Southern Association of Colleges and
Schools (SACS) dan Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET)
melalui Louisiana State University (LSU) College of Engineering atau program
studi bisnis yang diakreditasi oleh the Association to Advance Collegiate
Schools of Business (AACSB) melalui Oregon State University (OSU) College of
Business. Sampoerna Schools System memberikan kebebasan kepada para
mahasiswa untuk meraih bachelor’s degree tersebut, dengan berkuliah baik
di Sampoerna University maupun di LSU atau di OSU.
Kelima, fasilitas yang mendukung
metode belajar dan kurikulum yang unik. Fasilitas di Sampoerna Schools System
dirancang khusus untuk mendukung kegiatan belajar mengajar formal maupun
informal.
Keenam, adanya program kepemimpinan.
Keterampilan ini dikembangkan melalui pengawasan secara kelompok dan
individual. Masing-masing siswa didorong melakukan presentasi untuk
meningkatkan daya analisis dan kemampuan komunikasi.
Komentar
Posting Komentar