CATATAN PERJALANAN GUNUNG PANGRANGO 3019 MDPL

Asalamuailaikum wr. wb
teman-teman pada kesempatan kali ini saya akan meMagi pengalaman cerita pendakian gunung Pangrango di Cibodas Jawa Barat
gunung pangrango memang tidak begitu familiar dengan gunung sodaranya yaitu gunung gede.
Akan tetapi ke indahanya tak kalah dari Gn Gede.

                                    (puncak Gn Pangrango yg di ambil dari puncak Gn Gede)


oke langsung ajah ke estimasi perjalanan pendakian gunung pangrango, mulai ajah booking online SIMAKSI ke taman nasiaon gunung gede pangrango caranya bisa di klik di sini http://booking.gedepangrango.org/ 
ikuti saja pentujuknya karena lebih murah dan efisien di bandingan dengan menggunakan calo. 

langsung ajah :
jalur tercepat untuk pendakian gunung Pangrango adalah jalur Cibodas , yang bisa di tempuh dengan sepeda motor ataupun bis antar kota , sangat ideal bagi teman-teman dari jabodetabek menggunakan sepeda motor maupun mobil pribadi . 
  
Tarif  parkir 
Mobil : Rp 25.000 / 2 hari 1 malam
Motor : Rp 15.000 / 2 hari 1 malam 


(peta jalur pendakian via Cibodas )

Pos Pendaftaran – Tarentong (15 menit) 

kondisi jalan relatif licin apabila musim penghujan tiba karena jalur berupa batuan yang di susun menyerupai tangga 

Tarentong – Telaga Biru (15 menit)
Kondisi jalan relatif masih landai cocok untuk beristirahat buat melanjutkan perjalanan yang panjang


 (Telaga Biru Cibodas)

Telaga Biru - Jembatan Garonggong ( 40 menit )

pendakian lewat cibodas memang tidak begituh menguras tenaga di karenakan jalurnya  yang sudah di buat oleh parah pengurus berupa batuan yang di susun menyerupai anak tangga. Dari pintu gerbang pendakian Cibodas kita akan melewati jembatan curug cibeureum cocok untuk ber foto ria.




(Jembatan Garonggong Taman Nasional Gunung Gede Pangrango)
Jembatan Garonggong - Pertigaan Cibeureum (15 Menit)

Di simpang Cibeureum ada dua jalur kalo lurus kita akan sampe ke curug Cibeureum kita ke kiri untuk ke Puncak pangrango masih sekitar 12 KM lagi menuju puncak pangrango Luar biasaaa...semangat alon-alon asal kelakon guys .. !

(Sedikit Poto Curug Cibeureum rame banget kalo weekend di sini)

Pertigaan Cibeureum - Shelter Batu Kukus (1 jam)

 Oke perjuangan di mulai dari sini pendakian benar-benar di mulai kondisi jalan yang sudah mulai menanjak dan batuan yang licin , awas kaki paha tumit dan selangkangan keram, ( padahal semuanya masih bagian kaki hehe) tetep semangat kalo aus banyak banget sumber Air di Cibodas

Shelter Batu Kukus - Air Panas ( 1 Jam )
  Dari batu kukus ke air panas masih sama kondisi jalanya yang menanjak , hati-hati saat melewati air panas kanan kita langsung berhadapan dengan jurang yang hanya di pagari dengan tali , apa lagi saat malam berbahaya banget. Tapi tantanganya berasa banget, dan kalo sepi kita bia berendem sebentar disini atau hanya sekedar merendam kaki sajah disini ,, Angetttttttt

(Salam Jempol HAha)

(Air Panas - Kandang Batu ( 1 Jam)

 Dari air panas kita akan menuju Kandang batu , tapi tunggu, Kenapa pos ini di sebut kandang batu ??? mungkin sudan menjadi urban legend warga sekitar. Balik lagi ke perjalalan fyuhhh... Di sini kita dapat banyak bonus jalab dengan kontur datar dan lurus kita bisa temui di gunung batu LUMAYANNN LEMESIN KAKI di kandang batu juga cocok untuk mendirikan tenda tempatnya yang luas cukup untung menampung 50 tenda

(Abang lelah Hayati)

Kandang Batu - Kandang Badak (1 Jam) 

 Sudah disini saya yakin tenaga teman-teman sudah terkuras. Tapi menurut saya adalah tempat yang strategis buat ngecamp di Kandang Badak karena di sini adalah pos terkahir sebelum sumit ke esokanya. Karena di kandang badak ada sumber air terakhir jalur pendakian via Cibodas. Ayo ayo semangat 10 menit lagi padahal mah di bohongi u,u. 
 OK akhirnya kita sampe juga di kandang badak, berhubung cuaca mendung rindu dan kabut mulai tebal kita langsung bangun tenda

(Malam itu di kandang Badak)

Kandang Badak - Puncak Pangrango ( 2,5 Jam) 

 Subuh telah tiba dan suara pendaki alay mulai bersahutan , di tengah hutan kok teriak-teriak kampungan. Setelah makan dan mempersiapan logistik,, YEssss SUMIT ATACK walaupun dingin menusuk tulang tapi harus semangat. Dari kandang badak kita amnil jalur ke arah kanan karena kalo lurus adalah ke Gn Gede, mulai dari sini jalur sudah tanah dan lumpur juga pertumbuhan vegetasi yang lebat beda dengan awal pendakian menuju kandang batu. Ohh iya, di jalur pendakian gunung pangrango itu tidak ada patokan atau shelter seperti jalur sebelumnya jadi hanya jejak berupa tali berwarna yang di ikat di batang kayu di setiap persimpangan, temen-temen bisa ikutin sajah jejak itu. Singkat pengetikan setelah hampir 3 jam perjalana kita akhirnya sampe di puncak ALHAMDULILAH 3019 MDPL berhasil dipijak ... sampe di Puncak Pangrango menuju Mandalawangi hanya 10 menit .. Sumpahh mandalawangi itu keren bangettt dan tenang banget. Walau tidak sebesar alun-alun surya kencana tapi gaka kalah indah kerenya...

(Menuju Puncak Pangrango)



(Puncak Pangrango 3019 MDPL)

(Alun-alun Mandalawangi)

(Alun-alun Mandalawangi)



kita kalkulasikan semua waktu perjalanan,
Pos Pendaftaran – Tarentong (15 menit)
Tarentong – Telaga Biru (15 menit)
Telaga Biru – Rawa Panyangcangan (20 menit)
Rawa Panyangcangan – Rawa Denok 1 (10 menit)
Rawa Denok 1 – Rawa Denok 2
Rawa Denok 2 – Bartu Kukus 1
Batu Kukus 1 – Batu Kukus 2
Batu Kukus 2 – Batu Kukus 3
Batu Kukus 3 – Pondok Pemandangan
Pondok Pemandangan – Air Panas (dari Rawa Denok 1 sampai Air Panas= 2jam 15menit)
Air Panas – Kandang Batu (1jam)
Kandang Batu – Panca Weuleuh (10 menit)
Panca Weuleuh – Kandang Badak (1jam)
Kandang Badak – Puncak Gunung Gede (2jam)
Kandang Badak – Puncak Gunung Pangrango (2,5 jam)
TOTAL= 8jam 35menit (sampai puncak Gede, di luar istirahat dan bermalam). Untuk turun kembali lalu dilanjutkan ke puncak Pangrango jadi totalnya= 9jam 35menit.
Nah, untuk perjalanan turun gunung rata-rata mencapai 4-5jam-an saja.


terima kasih sudah mampir di Blog saya semoga bermanfaat.

TAMBAHAN FOTO


 
TIPS PENDAKIAN
  1. Pilihlah hari yang bagus untuk mendaki, usahakan jangan waktu hujan
  2. Latihan fisik seminggu sebelum hari H
  3. Persiapkan tim dan perlengkapan yang akan dibawa . Jangan lupa bawa sesuatu misal benda kesayangan atau tulisan untuk seseorang supaya bisa foto bareng saat di puncak
  4. Tim yang solid adalah 5-8 orang. Jika sedikit usahakan 3 orang (1 orang harus sudah pernah naik gunung)
  5. Jangan sepelekan keselamatan. Pakai sandal atau sepatu gunung dan jaket gunung. Bawa makanan dan air secukupnya jangan terlalu sedikit dan jangan terlalu banyak. Yang paling penting jangan melanggar peraturan dan jangan buang sampah di gunung
  6. Untuk pendakian Gede-Pangrango kita bisa naik pagi atau malam. Jika pagi bagusnya pukul 10-13. Jika malam 6-7
  7. Dirikan tenda di tempat yang datar dan usahakan diselimuti pohon atau semak supaya tidak terkena angin gunung langsung
  8. Jika ada anggota kelompok yang tidak bisa melanjutkan perjalanan sebaiknya ditemani. Atau jika sakit parah langsung beritahu dengan kelompok lain.
INFORMASI GUNUNG GEDE PANGRANGO
Nama: Gunung Gede dan Gunung Pangrango
Ketinggian: Gunung Gede (2.958 mdpl), Gunung Pangrango (3.019 mdpl)
Lokasi: Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat
Letusan terakhir:
Pengelola: Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP)
Alamat: Jl. Raya Cibodas, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat 43253, Indonesia
Telp/fax : +62 263 512776
Tel/Fax: +62-263-519415 [booking]
Email: info@gedepangrango.org [office] | booking@gedepangrango.org [booking]
Facebook : http://www.facebook.com/bbtngedepangrango
Yotube :
Website: http://gedepangrango.org
TARIF LENGKAP: cek di sini
Spot alam: alun-alun/sabana, kawah, air panas, air terjun, telaga
Sumber air: telga biru, air panas, alun-alun surya kencana
Flora: 68 spesies tumbuhan pegunungan, 870 spesies tumbuhan berbunga dan 150 spesies paku-pakuan,
Fauna:
Owa jawa (Hylobates moloch), lutung surili (Presbytis comata), anjing ajag (Cuon alpinus), macan tutul (Panthera pardus), biul slentek Melogale orientalis, sejenis celurut gunung Crocidura orientalis, kelelawar Glischropus javanus dan Otomops formosus, sejenis bajing terbang Hylopetes bartelsi, dua jenis tikus Kadarsanomys sodyi dan Pithecheir melanurus. Beberapa jenis burung. Monyet kra (Macaca fascicularis), lutung budeng (Trachypithecus auratus), teledu sigung (Mydaus javanensis), tupai akar (Tupaia glis), tupai kekes (T. javanica), tikus babi (Hylomys suillus), jelarang hitam (Ratufa bicolor), bajing-tanah bergaris-tiga (Lariscus insignis), pelanduk jawa (Tragulus javanicus) dan lain-lain
KERJASAMA INSTANSI
Cagar Biosfer Cibodas
Program Adopsi Pohon
Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol
Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi Owa Jawa
Suaka Elang, Pusat Pendidikan dan Konservasi Elang
Kondisi: udara dingin, kabut, bebatuan, sabana, sumber air
WISATA:
Telaga Biru: Danau kecil yang selalu tampak biru diterpa sinar matahari, karena ditutupi oleh ganggang biru.
Air terjun Cibeureum: Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 50 meter. Lokasinya sekitar 2km dari pintu masuk Gunung Gede-Pangrango Cibodas
Air Panas: Air panas ini adalah air dari aliran gunung Gede Pangrango. Letakknya di tengah perjalanan naik sekitar 5km perjalanan saat mendaki Gunung Gede Pangrango.
Kandang Batu dan Kandang Badak: Lokasi berkemah atau camping hanya saja lokasinya tinggi hampir sampai puncak Gunung Gede
Alun-alun Suryakencana: Alun-alun pada pendakian
Kawah: G. Gede (Kawah Ratu, Kawah Wadon, Kawah Lanang, dan Kawah Baru),
Puncak: G. Gede (puncak Gede ), G. Pangrango (Mandalawangi)
Sumber air: Telaga Biru, Air terjun Cibeureum, Rawa Panyangcangan, Air Panas, Kandang Batu, Panca Weuleuh, Kandang Badak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Garis besar masalah sosial dan pendidikan juga pandangan Negara maju seperti jepang , korea dan Amerika

Hati-hati dengan Teori Robert T Kiyosaki!